Glossary

Glossary

Glossary

All | # A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

There are currently 97 names in this directory beginning with the letter S.
sati

mindfulness; self-collectedness; powers of reference and retention
eling

self

diri
P atta, Skt ātman
sebuah istilah yang dipakai baik dalam makna ‘diri seseorang’ yang bisa diterima sehari-hari, tapi juga dalam makna sebuah esensi permanen seseorang, direpresentasikan di karya ini dengan huruf kapital: Diri. Meskipun gagasan tentang Diri ini diterima oleh agama non-Buddhis India, Buddha tidak menerima apa pun sebagai Diri, atau milik Diri. Maka Ia mengajarkan ‘semuanya adalah tanpa-Diri’ dan semuanya adalah ‘suwung dari Diri dan apa pun yang berkaitan dengan Diri’ (lihat *Th.170). Di Mahāyāna dan Vajrayāna, ātman adalah juga istilah untuk sebuah esensi semestinya dari fenomena apa pun, sebuah identitas esensial (lihat >identitas), namun semua dipandang sebagai suwung dari hal ini.

síla

morality; virtue
moralitas
(gabungan dari tutur kata benar; tindakan benar; mata pencaharian benar)

sacca

truthfulness
10 parami

sañña

perception; label; allusion; act of memory or recognition; interpretation

see

melihat

sow

semai

studi

pariyatti
studi

Sangha

Sanggha
P & Skt saṅgha, juga Skt saṃgha
‘komunitas’ monastik, juga ‘komunitas’ para yang Arya, orang-orang yang telah terbebaskan secara penuh atau sebagian (yang ketiga dari >Tiga Perlindungan).

sphere

avacara
Yang biasa muncul di alam ….; tataran; kategori-kategori untuk mengklasifiksi tipe-tipe citta yang muncul

samatha

tranquillity; serenity (of mind)
avikkhepa; ekaggatā; samádhi; samatha
all unperturbed, peaceful and lucid state of mind attained by strong mental concentration

school

sekte; aliran

selfish

hanya mementingkan diri sendiri

share

berbagi; tersebar; terentang; terbentang

sheer

murni; semata

solid

utuh

study

mempelajari (tindakan pikiran)

sacred

sakral; suci

Sanskrit

Sanskrit
Sanskrit
bahasa yang mana teks-teks agama Buddha Mahāyāna dan Vajrayāna telah ditulis. Teks-teks ini sekarang sebagian besar ada hanya dalam terjemahan bahasa Tibet dan Tionghoa.

sensuous

kama
indrawi

sermon

kotbah

simile

perumpamaan

sorrow

derita

spring

lompat; loncat; mata air; pegas; kelenturan; asal mula; sumber; tunas; pucuk; musim semi; tumbuh;

suchness

kedemikianan
Skt tathatā)
sifat-dasar sejati realitas, seperti-apa-adanya.

salient

menonjol; menjulang; penting

shallow

dangkal

signify

menunjuk pada; menandakan; melambangkan; berarti; menyatakan; menjadi penting (signifikan)

student

siswa; murid

sublime

luhur; agung; benar & baik; memurnikan; padat – gas; mulia; ekstrim

subside

reda; surut

suffering

duka/menyakitkan/yang menyakitkan
lihat >dukkha.

suggest

mengimplikasikan

Sakka (P; Skt Śakra)

Sakka (P; Skt Śakra)
Sakka (P; Skt Śakra)
nama Buddhis untuk dewa Indra, pemimpin para dewa di surga Tiga puluh tiga dewa. Dipandang di agama Buddha sebagai siswa Buddha, dan sering melakukan percakapan dengan Buddha (lihat *K.2, 31, 33, 36, 69, *Th.34, 36,*M.39, 71, 100, 149, 150, 168, 221 dan *V.18, 48, 80–2).

Śākyamuni (Skt)

Śākyamuni (Skt)
Śākyamuni (Skt)
‘Orang suci dari suku Śākya’: gelar Mahāyāna untuk Buddha historis, dan Buddha yang bermanifestasi di dunia. Istilah Pāli Sakyamuni digunakan sebagai sebuah julukan Buddha Gotama.

Sakyapa (Tib Sa skya pa)

Sakyapa (Tib Sa skya pa)
Sakyapa (Tib Sa skya pa)
aliran agama Buddha Tibet, didirikan pada tahun 1073 di biara Sakya (lihat *PV.5). Dikenal karena pengetahuan/kesarjanaannya dan dekat dengan aliran >Kagyupa dalam banyak hal.

samádhi (m.); cetosamatha (concentration of mind)

concentration (of mind)
konsentrasi
avikkhepa; ekaggatā; samádhi; samatha
Gabungan dari mindfulness + concentration

Samantabhadra

Samantabhadra
Samantabhadra
nama seorang bodhisattwa utama (lihat*M.39, 71, 107) dan juga Ādibuddha yang selalu terjaga sempurna (lihat *V.6).

samatha (P; Skt śamatha): ‘calm’, ‘peace’ or ‘tranquillity’

samatha (P; Skt śamatha): ‘ketenangan’, ‘kedamaian’ atau ‘keheningan’
samatha (P; Skt śamatha)
jenis meditasi yang mengembangkan keadaan di atas dengan mencapai >kekhusyukan meditatif (lihat *Th.132, 138 dan *M.120).

sammá-ájíva

right livelihood
mata pencaharian benar
abstaining from a livelihood that brings harm to other beings, such as trading in arms, in living beings, intoxicating drinks, poison; slaughtering, fishing, soldiering, deceit, treachery soothsaying, trickery, usury, etc

sammá-ditthi (1)

right view (1); right-understanding (2)
pandangan-tepat (1); pemahaman-tepat (2)
understanding of the 4 Noble Truths: universality of suffering (unsatisfactoriness), its origin, its cessation, and the path leading to that cessation

sammá-kammanta

right action
tindakan benar
Abstaining from injuring living beings, from stealing and from unlawful sexual intercourse

sammá-samádhi

right concentration
konsentrasi-benar
concentration of mind associated with wholesome (kusala) consciousness, which eventually may reach the absorptions (jhána, q.v.). Cf. samádhi.

sammá-sankappa

right thought
pemikiran-benar
thoughts free from: sensuous desire (kámacchanda), ill will (vyápáda), and cruelty

sammá-sati

right mindfulness
eling-benar
mindfulness and awareness in contemplating body, feelings, mind, and mind-objects (s. sati, satipatthána)

sammá-vácá

right speech
tutur kata benar
Abstaining from lying, tale-bearing, harsh words, and foolish babble

sammá-váyáma

right effort
usaha benar
the effort of avoiding or overcoming evil and unwholesome things, and of developing and maintaining wholesome things (s. padhána).

sammuti-sacca

conventional truth
kebenaran konvensional
kebenaran yang disampaikan menggunakan entitas-entitas yang tidak memiliki kemutlakan ontologis, tetapi masih secara rasional menunjuk pada kemutlakan ontologis

sampajañña

clarity of consciousness; clear comprehension; alertness; self-awareness; presence of mind; clear comprehension
mawas
this term is frequently met with in combination with mindfulness (sati).

saṃsāra (P & Skt): ‘wandering on’

saṃsāra (P & Skt): ‘mengembara’
saṃsāra (P & Skt)
sebuah istilah untuk lingkaran kelahiran berulang, siklus kelahiran-dan-kematian, dan secara lebih umum, keseluruhan dunia yang berkondisi (lihat *Th.55–8 dan *V.17–22).

Śāntideva (sekitar 650–750)

Śāntideva (sekitar 650–750)
Śāntideva (sekitar 650–750)
>penulis Mādhyamika berjudul Bodhicaryāvatāra (‘Engaging in the Conduct for Awakening’), tentang kesempurnaan bodhisattwa, dan Śikṣā-samuccaya (‘Compendium of (Bodhisattva) Training’), yang mengutip dari banyak sūtra Mahāyāna (lihat *PM.5, *PV.6 dan 7).

Sarvāstivāda (Skt)

Sarvāstivāda (Skt)
Sarvāstivāda (Skt)
salah satu aliran non-Mahāyāna agama Buddhis awal, pernah sangat sukses di India Utara. Karakteristik doktrin mereka adalah ‘semua eksis’, yaitu masa lampau dan masa depan eksis dan begitu pula saat ini.

Sarvāstivādin (Skt)

Sarvāstivādin (Skt)
Sarvāstivādin (Skt)
seorang pengikut aliran yang disebutkan di atas.

śāstra (Skt)

śāstra (Skt)
śāstra (Skt)
sebuah ‘risalah’ karya seorang penulis terkenal.

scripture

naskah-naskah

seclusion

penyunyian? Penyendirian?

secure; save

khema
tentram; aman

self contained

inti di dalam dirinya sendiri

sense-bases

basis-indra
P & Skt āyatana
basis-indra ‘internal’ adalah lima indra fisik dan kemampuan mental (mano), dan yang ‘eksternal’ adalah enam objek indra tersebut.

sensorial impression; mental impression

phassa

sensual desire

nafsu indra

sensual pleasure

kenikmatan indra
P & Skt kāma
sebuah istilah untuk nafsu-dambaan terhadap objek-objek menarik bagi lima indra, dan juga untuk objek-objek ini dalam aspek ketertarikan mereka, khusus yang sifat-dasarnya seksual.

sensuous desire; sensual desire

kámacchanda

serenity (of mind); tranquillity

samatha

serenity; quiet; silence; silent; calm; still; tranquil; serene;

samatha
keheningan batin; hening; tenang; sunyi; sepi; reda

shade off

perlahan berganti menjadi

shamelessness

ahirika

siddha (Skt)

siddha (Skt)
siddha (Skt)
‘yang ulung’, yaitu ulung di jalan Vajrayāna. Lihat juga >mahāsiddha.

significant

berpengaruh

sīhasana; rājatta

throne
singgasana; tahta

skill in means/skilful means

ketrampilan dalam upaya/cara terampil
Skt upāya-kauśalya
cara-cara yang bijaksana dan berbelas kasih (upāya) Buddha dalam menyesuaikan ajarannya berdasarkan kemampuan pendengar-Nya (lihat *PM.2, 3, 6, *K.33, *M.12, 22, 67, 69, 113, 168 dan *V.6); keterampilan Buddha atau >bodhisattwa dalam menyesuaikan wujud penampilan-Nya (*M.106); metode-metode yang dipakai oleh >bodhisattwa yang kadang melanggar pedoman moral jika keadaannya menandakan bahwa hal ini dibutuhkan untuk menolong seseorang secara berbelas kasih.

sloth & torpor; sloth & drowsiness

thína-middha
kemalasan & kelembaman

solitary-buddha

Buddha-Soliter
Skt pratyeka-buddha, P pacceka-buddha
seseorang yang terjaga sempurna pada masa ketika ajaran seorang >Buddha Sempurna tidak ada di dunia, dan Ia hanya mengajarkan kepada sebagian kecil orang saja. Mahāyāna memandang orang yang memiliki tujuan ini, atau ingin menjadi >arahat, sebagai berlatih pada tataran >‘Hīnayāna’ (lihat *PK.3, PTh.6, *PM.2 dan 3, pengantar *M.22, *M.64, 100, 108, 153 dan *V.1, 70)

son of good family

putra keluarga yang berbudi
P kula-putta, Skt kula-putra
putra dari suatu keluarga dengan norma-norma etis yang baik. Ketika tidak mengacu kepada seorang pria, ia hanya berarti ‘anak/keturunan dari keluarga berbudi’ saja.

Southern Buddhism

Agama Buddha Selatan
bentuk agama Buddha khususnya ditengahi oleh Sri Lanka, yaitu agama Buddha di Sri Lanka (Ceylon), Burma/Myanmar, Thailand, Kamboja, Laos dan sebagian Vietnam Selatan. Belakangan ini juga aktif di Nepal. Theravāda dengan sedikit sisa pengaruh Mahāyāna.

special insight

pemahaman khusus
terjemahan, melalui bahasa Tibet, dari Skt >vipaśyanā. lihat *V.40, bait 21–3.

spiritual nobility

kemuliaan/kesucian spiritual
keadaan salah satu dari >para yang arya.

spiritual friend

sahabat spiritual
P kalyāṇa-mitta, Skt kalyāṇa-mitra
seorang ‘sahabat baik’ dalam arti seorang sahabat yang bajik dan bijaksana yang dapat membimbing seseorang dengan baik.

Śrāvaka-yāna (Skt): ‘Vehicle of the Disciples’:

Śrāvaka-yāna (Skt): ‘Kendaraan para Siswa’
Śrāvaka-yāna (Skt
isitilah Mahāyāna untuk para pengikut aliran non-Mahāyāna: mereka yang mengikuti ajaran Buddha agar bisa menjadi >siswa. >‘Hīnayāna’ dikatakan terdiri dari Śrāvaka-yāna dan mereka yang memiliki tujuan untuk menjadi >Buddha-Soliter (lihat *PM.3, *M.1, 11, 22, 46, 65, 66, 67, 100, 108, 145, 152, 153 dan *V.1, 70).

store-house consciousness

gudang kesadaran
kesadaran penyimpanan
Skt ālaya-vijñāna
di aliran >Yogācāra, lapisan paling dalam dari pikiran, yang menyimpan benih-benih karma baik dan buruk masa lampau, begitu pula benih-benih terang berpotensi, yang kemudian memiliki pengaruh secara fundamental dalam membentuk pengalaman.

straightway

segera; seketika; tanpa penundaan

stream enterer

pemasuk arus atau yang memasuki arus?

stream-entry

sotapatti
pengarung-arus

stream-enterer

pemasuk arus
P sotāpanna, Skt srotāpanna
tingkat pertama kesucian spiritual, mencapai pandangan sekilas terhadap >nirwana (lihat *Th.201–02). Lihat juga >para yang arya.

stūpa (Skt; P thūpa)

stūpa (Skt; P thūpa)
stūpa (Skt; P thūpa)
sebuah gundukan-relik, berisi relik-relik Buddha atau orang suci yang mencapai pembebasan. Telah berkembang berbagai bentuk. Dikenal juga sebagai pagoda, dāgoba, atau chorten (Tibet) (lihat *Th.94).

stūpa (Skt; P thūpa).

stūpa (Skt; P thūpa)
stūpa (Skt; P thūpa)
sebuah wacana yang dikaitkan kepada Buddha, atau ajaran serupa yang diajarkan oleh para siswa dan telah disetujui oleh Beliau (lihat *PK.6, *PTh.2–3, *PM.1, 3–7, *PV.1, 3, 6).

sublime teaching

saddhamma
Ajaran Luhur

subordinate

kurang penting; lebih rendah; anak kalimat; omor dua

substantiality

keadaan sebenarnya; keteguhan; nilai sesungguhnya; besarnya; banyaknya

succession; succeed

susul menyusul

suchness; thusness

tathata; tathagata
‘realitas sebagai apa adanya’

suficient-condition

kondisi-mencukupi

supernormal

supranormal? Gaib? Adi-biasa?

supernormal powers

kekuatan supranormal/gaib
P iddhi, Skt ṛddhi
kekuatan psikis berlandaskan meditasi (*K.35 dan *Th.48 dan 141).

suppress; suppresion

menumpas; menindas; menekan (menyembunyikan)

sustained application

perenungan lanjutan; aplikasi-berkelanjutan

sympathetic joy

mudita
simpati, kegembiraan, belasuka?