Glossary

Glossary

Glossary

All | # A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

There are currently 46 names in this directory beginning with the letter M.
mind

nama
batin

moha

delusion
delusi
avijja; moha

monk

biksu
P bhikkhu, Skt bhikṣu
secara literal ‘orang miskin’: biarawan Buddhis (lihat *Th.189–90, 193–98, 212–19).

means

upaya
upaya; cara; metode; alat

merit

pahala
lihat >keuntungan karma.

mettá

loving-kindness; goodwill

muditá

appreciative joy; sympathetic joy; altruistic joy; taking delight in one’s own goodness and that of others
4 brahma-vihara

my-ing

mamamkara
‘penciptaan-milikku‘

mindful

berkesadaran penuh

master

guru

Madhyamaka (Skt)

Madhyamaka (Skt)
Madhyamaka (Skt)
aliran ‘Jalan Tengah’: sebuah aliran filosofis Mahāyāna yang didirikan oleh >Nāgārjuna. Berfokus pada gagasan ‘suwung’: bahwa segala sesuatu tidak memiliki eksistensi inheren atau sifat-dasar inheren (lihat *M.138).

Mādhyamika

Mādhyamika
Mādhyamika
seorang pengikut aliran yang disebutkan di atas.

mahāsiddha (Skt)

mahāsiddha (Skt)
mahāsiddha (Skt)
‘sang pencapai agung’ – seorang ahli Vajrayāna yang telah terealisasi (lihat *V.70, 85–9).

Mahāyāna (Skt)

Mahāyāna (Skt)
Mahāyāna (Skt)
‘Kendaraan Agung’. Bentuk agama Buddha yang menekankan terhadap jalan >bodhisattwa menuju kebudhaan, demi semua makhluk. Ditemukan secara umum di Tiongkok, Taiwan, Vietnam, Korea, dan Jepang, dalam bentuk >Vajrayāna Tibet, Mongolia dan Bhutan (lihat *PG.8, *PK.3, PM, PV.1, 3 dan 4).

Maitreya (Skt, P Metteyya)

Maitreya (Skt, P Metteyya)
Maitreya (Skt, P Metteyya)
‘Yang Baik Hati’, nama seorang >bodhisattwa yang akan menjadi Buddha berikut di dunia ini, dalam waktu beberapa ribu tahun. Diterima oleh kedua tradisi baik Theravāda dan Mahāyāna (lihat *PK.3, *PM.5, bagian awal sebelum *K.1, *Th.32 dan *M.131, 148, 156).

manasikára

mental advertence; attention; reflection
menarik perhatian ke arah [obyek];

manifestation

paccupatthana
manifestasi; cara menghadirkan dirinya sendiri di dalam pengalaman

manifold

beraneka ragam

Mañjuśrī (Skt)

Mañjuśrī (Skt)
Mañjuśrī (Skt)
‘Kemuliaan Manis’, seorang >bodhisattwa Mahāyāna yang penting, dipandang sebagai perwujudan kualitas kebijaksanaan (lihat *M.69, 113, 134, 136, 141, 153 dan *V.9).

mantra (Skt; P manta)

mantra (Skt; P manta)
mantra (Skt; P manta)
sebuah kata atau frase kekuatan, dipakai khususnya di agama Buddha >Vajrayāna untuk merealisasi kualitas-kualitas makhluk terjaga sempurna dalam diri seseorang (lihat *PG.8, *PV.4, *V.10, 46).

Mantra-yāna (Skt)

Mantra-yāna (Skt)
Mantra-yāna (Skt)
‘Kendaraan Kata-kata Suci/Sakti’, lihat >mantra.

Mantranaya (Skt)

Mantranaya (Skt)
Mantranaya (Skt)
‘Jalan Mantra’ – sama dengan >Mantra-yāna.

Māra (P & Skt)

Māra (P & Skt)
Māra (P & Skt)
seorang dewa penggoda jahat, dipandang sebagai perwujudan nafsu-dambaan dan kematian (lihat PK.5 dan 7, catatan di *K.1, *K.14, 35, 51, 55, 58, 61, *Th.47, 121, 216, 223, *M.1, 6, 14, 15, 17, 41, 46, 66, 67, 106, 157, 168, dan *V.49). Istilah māra dipakai juga untuk merujuk ke hal-hal “yang mematikan” atau “yang membawa maut, yakni hal apa pun yang tidak kekal dan subjek untuk kematian, dan mengacu ke sifat negatif, jahat yang ditemukan di dalam pikiran manusia, yang memadamkan potensi cemerlang untuk terjaga sempurna.

material form, (P & Skt rūpa) or the body

bentuk/wujud materi atau tubuh
P & Skt rūpa
termasuk juga aspek materi dunia. Salah satu dari lima >kategori eksistensi.

maturity

kematangan? Kedewasaan? Kesempurnaan?

means of drawing together harmoniously

cara-cara untuk berkumpul bersama secara harmonis
P saṃgaha-vatthu, Skt saṃgraha-vastu
kedermawanan (P & S dāna), ucapan cinta kasih (P peyya-vajja, Skt priya-vāditā), perilaku bermanfaat, yang menuntun seseorang dengan baik (P atha-cariyā, Skt artha-caryā), dan ketidakberpihakan (P samānattatā) atau bekerja bersama secara merata menuju sebuah tujuan bersama (Skt samānārthatā): *K.38, *Th.229, *M.25, 77 dan 157.

meditation, mental cultivation

bhavana
bhawana, meditasi, pelatihan batin, pengembangan batin

meditative absorption

kekhusyukan meditatif
jhana
P jhāna, Skt dhyāna
sebuah keadaan pencerapan meditatif mendalam, di mana pikiran sangat waspada namun tenang dan berkonsentrasi secara mendalam. Ada empat jhānas, dengan ketenangan dan kehalusan yang bertambah (lihat *K.15, *Th.140 dan *M.117).

meditative concentration

konsentrasi meditatif
semadi
P & Skt samādhi
sebuah keadaan meditatif mendalam di mana pikiran menjadi berkonsentrasi dan menyatu secara tenang dalam fokus terhadap sebuah objek kontemplasi tertentu (lihat *Th.98 dan *V.57). Sering mengacu ke >kekhusyukan meditatif.

mental advertence; attention; reflection

manasikára
menarik perhatian ke arah [obyek];

mental concomitants (1); mental factors (2)

cetasika
konkomitan-konkomitan mental (1); faktor-faktor mental (2)

mental factors

cetasika
faktor batin; meliputi thought, feeling, dan perception

mental formation; thought

sankhara; vitaka (Sutta)
formasi batin; pemikiran

merit; meritorious (terpuji)

jasa kebaikan; jasa; kebaikan & keburukan; mutu; nilai

middle way

jalan tengah
jalan arya berunsur delapan, yang menghindari ekstrem pertapaan keras dan sensualitas (lihat *K.27). Dan juga dalam makna filosofis >kemunculan bergantungan, yang berarti berikut ini adalah pandangan keliru: a) seseorang dihancurkan ketika meninggal dunia (paham penghancuran; Ing annihilationism), b) suatu diri yang kekal eksis setelah kematian (paham keabadian; Ing eternalism) (lihat *Th.168, 174, *M.58–63 dan *V.32).

Milarepa (Mi la ras pa, c. 1052–c.1135)

Milarepa (Mi la ras pa, c. 1052–c.1135)
Milarepa (Mi la ras pa, c. 1052–c.1135)
seorang yogi dan penyair Tibet yang paling terkenal (lihat *V.8, 11, 17, 23).

Milindapañha

Milindapañha
Milindapañha
lihat >Nāgasena.

mind (1); heart (2); mental phenomenon (3); mentality (4)

nama
mental (1, 2); fenomena mental (3)

mind and body

pikiran dan tubuh
P & Skt nāma-rūpa
secara literal ‘nama dan bentuk’, artinya ‘tubuh kesadaran’, atau ‘fenomena mental dan fisik’. Sebuah tautan dalam urutan >kemunculan bergantungan.

mindfulness; self-collectedness; powers of reference and retention

eling

mindfulness

sadar-penuh
P sati, Skt smṛti
kewaspadaan penuh perhatian proses mental dan fisik, dan mengingat kembali kualitas-kualitas Buddha, Dhamma/Dharma dan Sanggha serta realitas seperti kematian. Unsur utama dari meditasi. Lihat *Th.134–35, 138–40, *M.114–16, *V.79.

mindfulness of (or with) breathing

sadar-penuh terhadap (atau dengan) napas
P ānāpāna-sati
sebuah metode utama meditasi yang mengontemplasikan aliran napas masuk dan keluar, dan keadaan tubuh dan pikiran yang muncul ketika melakukannya (lihat *Th.138–39, *M.115 dan *V.69).

monastery

wihara

move about in

berkeliaran di

mundane; supramundane

lokiya; lokuttara
duniawi; adiduniawi

mutable, change, reverse, reversal (1); immutable (2)

vipariṇāma (1)
dapat dirubah (1); tak dapat dirubah, kekal (2)