Glossary

Glossary

Glossary

All | # A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

There are currently 62 names in this directory beginning with the letter A.
act

tindakan

and

dan; juga; serta; maupun

abide

permanen

admit

mengakui; menampung; mengijinkan masuk

alert

waspada

ásava

“canker; taint; Mental Intoxication;”
floods (ogha); yokes (yoga)

awake

terjaga dari keterlelapan

avijja

ignorance
ketidak-tahuan
avijja; moha

abandon

melepaskan; meninggalkan

aimless

tanpa-niatan

all one

sama saja

arahant

arahat
P arahant; Skt arhant
di agama Buddha awal dan mazhab Theravāda, orang terbebaskan sepenuhnya yang telah mencapai >nirvana pada masa kehidupan mereka (lihat *PK.3, *Th.7, 9, 188, 205, 211). Di mazhab Mahāyāna, orang yang telah tinggi pencapaian spiritualnya, tetapi masih harus berlanjut untuk mencapai tujuan tertinggi: keterjagaan sempurna Buddha (lihat *PM.2 dan 3 dan *M.49, 66, 129, 152). Seorang >Buddha (yang telah terjaga sempurna) juga adalah seorang Arahat, tapi memiliki pengetahuan yang lebih hebat daripada para arahat lainnya.

avarice

macchariya

abstruse

sulit dimengerti

abyākata

indeterminate; undeclared; unexplained
indeterminasi; ‘tidak bisa ditentukan’

adequate

kecukupan; kelengkapan

approach

pintu; pendekatan; dilihat dari sudut pandang; memandang

aversion

patigha
antipati (sankhara)

awakened

telah terjaga sempurna

abbhokāsa

open air

abhijjhá

covetousness
iri hati
lobha; rága; tanhá; abhijjhá

affection

kepedulian

attention

perhatian
P & Skt manasikāra
Perhatian yang bersifat ayoniso adalah tidak bijak, tidak berhati-hati, dan hanya berfokus kepada penampilan luar saja sehingga kotoran batin terstimulasi. Perhatian yang bersifat yoniso adalah bijak, berhati-hati, dan menyelidik, mengetahui fitur/sifat hal-hal yang tidak akan menimbulkan kotoran batin (lihat *Th.130).

available

hadir; tersedia

avikkhepa

undistractedness (of mind)
avikkhepa; ekaggatā; samádhi; samatha

awakening

keterjagaan sempurna

awareness

kewaspadaan

abhidhamma (P; Skt abhidharma)

abhidhamma (P; Skt abhidharma)
abhidhamma (P; Skt abhidharma)
bagian ketiga dari Kanon Buddhis awal, tentang ajaran-ajaran yang disistematisasi, psikologi, filosofi (lihat catatan di *PTh.2 dan 3 dan *V.81 tentang ‘fenomena’).

absorption

jhāna
jhana – diserap tanpa tanda diakritik
absorpsi; keadaan batin yang terserap
kekhusyukan meditatif

accompany; accompanied

sahagata
disertai; diiringi

accomplishments

pencapaian
Skt siddhi
ini bisa berupa kekuatan-kekuatan duniawi >supra-normal, mirip dengan yang telah dicantumkan di teks-teks Theravāda (lihat *K.35 dan *Th.69 dan 131), atau sifat-dasar supra-duniawi, sebagai keterjagaan sempurna.

accomplish; attain; achieve

mencapai hasil; selesai

acknowledge

menangkap (realitas); memahami (maksud sebuah kalimat)

acquisition

akuisisi
P & Skt upadhi
fondasi, basis, landasan, atau dasar kelahiran berulang. Ia merujuk ke kepemilikan, akuisisi, dan kemelekatan terhadap ini semua, yang menuntun ke penderitaan.

act with immediate bad karmic consequences

bertindak dengan konsekuensi karma buruk seketika (P kamma ānanatarika, Skt karma ānantarya)
salah satu dari lima tindakan kejam yang menentukan kelahiran berulang seseorang yang pasti terlahir di neraka: menyebabkan seorang Buddha berdarah, membunuh seorang Arahat, menyebabkan perpecahan Sanggha, membunuh ibu sendiri, atau membunuh ayah sendiri. (Yang pertama melibatkan melukai, bukan membunuh, seorang Buddha, karena dianggap mustahil untuk membunuh seorang Buddha.)

acute; acuteness

pedih; kritis; sangat penting; ketajaman; ketelitian

adhitthána (1a, 1b, 2)

determination (1a); resolution (1b); foundation (2)
tekad (1a); keteguhan hati (1b); fondasi (2)
10 parami (1a, 1b); 4 foundations of an Arahat’s mentality: wisdom (paññá), truthfulness (sacca), liberality (cága), peace (upasama).

advert; adverting

meminta perhatian; menunjuk ke sesuatu

affliction

sebab-penderitaan

āgama (Skt)

āgama (Skt)
āgama (Skt)
sebuah kumpulan sutra-sūtra non-Mahāyāna (lihat > sutta) dalam bahasa Sanskrit, atau diterjemahkan dari bahasa Sanskrit, yang sesuai (paralel) dengan yang bahasa Pāli >nikāyas (lihat *PTh.3, *MI.5).

Amitābha (Skt)

Amitābha (Skt)
Amitābha (Skt)
‘Infinite Light’, mungkin Buddha kahyangan yang paling penting dalam agama Buddha Mahāyāna (lihat *M.158, 114).

annihilation (pelenyapan); quench (pemadaman)

nirodha
pelenyapan; pemadaman

anupubbi-katha

gradual instruction
Buddha’s method of teaching Dhamma that guides his listeners progressively through increasingly advanced topics: generosity (see dana), virtue (see sila), heavens, drawbacks, renunciation, and the four noble truths.

apparition

bhūtadassana; amanussa

appearance

penampakan

application

konsentrasi; devosi; atensi; single-minded

appropriate

mengena; pas; tepat; persis; cocok; memadai

arahant , arhant

Arahat

Asaṅga (310–90?)

Asaṅga (310–90?)
Asaṅga (310–90?)
pendiri, bersama saudara-tiri >Vasubandhu, aliran >Yogācāra Mahāyāna. Ia dikatakan telah mendapat terinspirasi oleh bodhisattva >Maitreya untuk menulis teks, misalnya Mahāyāna-sūtrālaṃkāra (‘Ornament of Mahāyāna Sūtras’), yang mencakup sebuah sistematisasi gagasan-gagasan Mahāyāna tentang sifat-dasar dari seorang Buddha (lihat *PM.5).

Asoka (P; Skt Aśoka)

Asoka (P; Skt Aśoka)
Asoka (P; Skt Aśoka)
Kaisar Buddhis India (268–39 SM), yang telah membantu penyebaran agama Buddha secara cepat (lihat *PG.1 dan catatan di *Th.15).

aspiration

aspirasi

assemblage; assemble

kumpul; rakit; tumpuk; pasang

associate (lawan dari dissociate)

terkait; bergaul; diasosiasikan

Atiśa (982–1054)

Atiśa (982–1054)
Atiśa (982–1054)
yang telah merintis kebangkitan kembali agama Buddha di Tibet, dan penulis Bodhi-patha-pradīpa, ‘The Lamp for the Path to Awakening’ (lihat *PV.7 dan *V.10).

attachment

kemelekatan

attachment; clinging; grasping

upadana
keterikatan; melekat; menggenggam erat

Avalokiteśvara (Skt)

Avalokiteśvara (Skt)
Avalokiteśvara (Skt)
‘Ia yang Melihat (dengan belas kasih)’: mungkin >bodhisattwa yang paling penting dalam agama Buddha Mahāyāna. Secara khusus mewujudkan >belas kasih. Dikenal dengan nama Guanyin di Tiongkok. (lihat *M.55).

awakened one

yang telah terjaga sempurna

awakening-mind

pikiran keterjagaan sempurna
Skt bodhi-citta
di Mahāyāna dan Vajrayāna, aspirasi yang mendalam dan penuh belas kasih untuk mengambil jalan >bodhisattwa yang panjang untuk menjadi seorang >Buddha (yang terjaga sempurna), dan senantiasa mengingat tujuan ini dalam batin melalui perbuatan belas kasih, dengan bodhi-citta ‘tertinggi’ sebagai pikiran keterjagaan sempurna itu sendiri. (lihat *M.71–6 dan *V.10, 33–9).

awakening/enlightenment

keterjagaan sempurna/pencerahan sempurna
P & Skt bodhi
keterjagaan dari ketiduran dalam hidup yang diliputi oleh >kotoran batin, dan terjaga sempurna terhadap sifat-dasar sejati realitas melalui pemahaman terhadap sifat-dasar realitas yang begitu mendalam sehingga kekeliruan moral dan spiritual dihancurkan, dengan demikian seseorang menjadi >Arahat, >Buddha-Soliter atau >Buddha (yang terjaga sempurna). Ia yang telah ‘terjaga sempurna’ dalam arti ini bukanlah seseorang yang telah mengalami keterjagaan awal terhadap kualitas baru atau pengalaman, yang belum sempurna, melainkan seseorang dengan suatu pencapaian yang pembebasan yang pasti.

aware; clarity of consciousness; clear comprehension; alertness; self-awareness; presence of mind; clear comprehension

sampajañña
mawas

aware; concentration

sampajjanna; samadhi
mawas-pikiran; konsentrasi